Anxietas Ditinjau dari sudut Agama Islam

Anxietas Ditinjau dari sudut Agama Islam. Anxietas adalah semacam penyakit kejiwaan yang menyebabkan efek rasa cemas berlebihan. Dalam istilah Agamanya, merupakan bagian dari Was-Was yang disebabkan oleh Syaithon.

Anxietas Ditinjau dari sudut Agama Islam


Namun Anxie bukan berarti tidak dapat disembuhkan secara total sebab Allah Berfirman, Bahwa Kamilah yang menurunkan penyakit dan Kami pulalah yang menurunkan obat penawarnya, Tidaklah semua penyakit itu melainkan ada obatnya. 

Jika ditinjau secara gangguan fisik, diantara faktor yang menimbulkan/memicu penyakit anxie diantaranya adalah:
  1. Penyakit Gangguan Lambung/Maagh seperti: Gerd, Tukak Lambung...dsb. (Makanya ada sebagian ahli yg mengatakan bahwa lambung itu adalah "Otak ke 2"). sebab ia dapat berkolerasi langsung dengan saraf-saraf di otak kita, yang pas bertepatan ketika fikiran kita sedang Stress, banyak beban fikiran dsb, Makan akan cepat sekali bereaksi menimbulkan anxie seperti: gelisah, rasa cemas berlebih, lemas, keluar keringat dingin, sesak, fikiran kacau/kalut, tangan kebas, takut, sedih...dsb.
  2. Faktor Psikis Seperti: Stress, Iman Lemah, Introvert/tertutup, Hypersensitive terhadap diri/perasa, pemikir, perfecsionist, banyak melamun/kosong, merasa dihantui oleh dosa/kesalahan, rendah diri, minder, tinggi angan-angan, down/mental jatuh, merasa frustrasi, kecewa berlebih, merasa gagal.....dll.

Solusi sederhananya adalah: Meningkatkan Kadar Keimanan dan Ketaqwaan dengan memperbanyak Ibadah kepada Allah seperti: Sholat, Baca Qur'an, Dzikir, Menuntut Ilmu diantaranya belajar Ilmu mengenai Permasalahan seputar Takdir Allah sehingga dapat memahami esensi dari Tawakkal itu sendiri dan tidaklah semua yang terjadi di muka bumi ini, yang terjadi terhadap diri kita baik dan buruknya melainkan itu sudah dicatat di Lauhil Mahfudz (sudah di Takdirkan oleh Allah), dan kita manusia semuanya tidak mengetahui Takdir kita yang akan datang/belum terjadinya baik dan buruknya, serta kita tidak mengetahui dimana dan kapan kita akan diwafatkan Allah. Dan apabila ajal itu datang tidak bisa diakhirkan ataupun disegerakan walaupun hanya sesaat. 

Adapun duga-duga, kecemasan, prasangka buruk terhadap diri itu semata-mata yakinilah berasal dari Was-was, sebab setan ingin menimbulkan keburukan dan fitnah terhadap diri kita dengan cara:
  1. 1. Menimbulkan rasa Takut yang berlebihan terhadap makhluk, seperti: ketakutan akan kematian, penyakit, mudharat terhadap diri/bencana...dsb. Sehingga dapat menghilangkan Tawakkal kita kepada Allah dan menafikan Rukun Ibadah yang lainnya, yaitu: Rodja/rasa Harap dan Mahabbah/-KecintaanKrna Ibadah itu harus terpenuhi 3 syarat Rukunnya: Khauf/rasa takut, Rodja/rasa harap, Mahabbah/rasa cinta. Barang siapa yang lebih dominan dalam dirinya/beribadah hanya krna rasa takut saja maka tidak sempurnalah ke Imanannya. Karena takut yang berlebih akan kematian, terlalu brrfikir/cemas krna banyaknya dosa, belum siap menghadapi kematian, memikirkan anak-anak yang ditinggalkan dsb. Itu semua adalah rasa Was-was dari Syaithon dan dapat menghilangkan rasa Tawakkal kita kepada Allah.
  2. 2. Syaithon melemparkan ke dalam hati kita Perasaan Su'udzon/buruk sangka kepada Allah.... Yaitu dengan bentuk mendahului Takdir Allah, seolah-olah merasa umur sudah tidak lama lagi, dihantui baying-bayang akan kematian, cemas terhadap bencana/mudharat yang akan menimpa diri kita, frustrasi/tidak semangat menjalankan ibadah, hidup segan mati tak mau....dsb. Sehingga yang dipenuhi dalam fikiran kita hanya rasa Su'udzon/buruk sangka kepada Allah..... Melihat dunia dan masa depan dengan pesimis..... Yakinlah bahwa itu adalah perasaan Was-was yang dilemparkan oleh Syaithon.

0 Response to "Anxietas Ditinjau dari sudut Agama Islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel